(0274) 561 037 Ext. 17
(+62) 812 2847 8888
ugmpress@ugm.ac.id
Tersedia

Kansei Engineering Untuk Agroindustri

Teknologi Pertanian

Kansei engineering dapat didefinisikan sebagai rekayasa kuantifikasi sensibilitas manusia menggunakan parameter verbal dan nonverbal sehingga parameter tersebut dapat digunakan untuk perancangan dan pengembangan produk, jasa, dan sistem kerja. Buku ini diharapkan bermanfaat untuk pengguna/pemangku kepentingan (stakeholder) di sektor agroindustri, termasuk akademisi, pemerintah selaku penentu keputusan publik, pelaku usaha, dan pemerhati bidang teknologi pertanian pada umumnya dan agroindustri pada khususnya.

Rp 55.000,00

Share this :

Agroindustri memiliki kontribusi yang sangat penting terhadap pertumbuhan ekonomi negara sedang berkembang seperti Indonesia. Hal ini berdasarkan potensi Indonesia yang sangat signifikan pada bidang pertanian dan pedesaan. Agroindustri merupakan industri yang penuh akan sumber ide dan kreativitas dalam menghasilkan produk dan jasa berbasis pemenuhan kebutuhan konsumen, dengan tetap berorientasi pada sistem kerja yang ergonomis bagi pekerjanya. Kendala pengembangan agroindustri yang perlu diselesaikan saat ini ialah: 1) Jaminan kualitas dan keberlanjutan produk hasil pertanian; 2) Kapasitas dan kinerja sumber daya manusia serta profesionalisme; 3) Teknologi sederhana yang digunakan oleh kebanyakan produsen; 4) Kekurangan pengembangan jaringan kemitraan di antara stakeholders yang terlibat. Dari sisi hulu, agroindustri perlu merancang sistem kerja yang ergonomis untuk mengatasi kendala tersebut. Dari sisi hilir, agroindustri perlu merancang produk dan jasa yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Buku ini membahas tentang aplikasi Rekayasa Kansei (Kansei Engineering) untuk merancang dan mengembangkan produk, jasa, dan sistem kerja agroindustri. 

Kansei merupakan paduan dua kata dalam bahasa Jepang yang berasal dari “kan” dan “sei”. “Kan” mempunyai pengertian luas dan beragam yang berarti sensitivitas, sensibilitas, responsiveness, perasaan, image, ketertarikan, emosi, preferensi, kebutuhan, dan kepuasan. “Sei” mempunyai arti manusia, di mana definisi ini dalam agroindustri telah berkembang menjadi pekerja dalam sistem kerja agroindustri serta konsumen dalam produk dan jasa. Dengan demikian, kansei merupakan sensibilitas manusia terhadap suatu objek dalam pengambilan keputusan yang sesuai dengan kebutuhan dan kepuasannya. 

Kansei engineering dapat didefinisikan sebagai rekayasa kuantifikasi sensibilitas manusia menggunakan parameter verbal dan nonverbal sehingga parameter tersebut dapat digunakan untuk perancangan dan pengembangan produk, jasa, dan sistem kerja. Buku ini diharapkan bermanfaat untuk pengguna/pemangku kepentingan (stakeholder) di sektor agroindustri, termasuk akademisi, pemerintah selaku penentu keputusan publik, pelaku usaha, dan pemerhati bidang teknologi pertanian pada umumnya dan agroindustri pada khususnya.

  • Indonesia
  • Pertama, November 2016
  • 152 halaman
  • 15.5 cm x 23 cm
K100
/
Untuk meninggalkan komentar tentang buku ini, mohon login terlebih dahulu